BEST PRACTICE KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN DI SMPN 2 PAGERWOJO KONTEKS KEPALA SEKOLAH SEBAGAI LEADER


BEST PRACTICE KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN DI SMPN 2 PAGERWOJO

KONTEKS KEPALA SEKOLAH SEBAGAI LEADER

By: Muhammad Fathurrohman, M.Pd.I

(Guru Sang Dewo (SMPN 2 Pagerwojo) & Akademisi UIN Maliki  Malang)

 

Kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah, antara lain adalah, kepala sekolah sebagai pemimpin (leader), oleh karena itu kepala sekolah dituntut mampu melaksanakan kompetensi tersebut secara optimal, sehingga mutu pendidikan yang merupakan harapan bagi setiap masyarakat, dapat tercapai dengan efektif dan efesien.

Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan, merupakan faktor yang sangat penting, karena berjalan tidaknya lembaga pendidikan sangat bergantung kepada kepemimpinannya, atau kompetensi yang dimiliki oleh kepala sekolah tersebut. Dengan demikian kepala sekolah mempunyai tanggung jawab atas kelancaran dan keberhasilan semua pengaturan dan pengelolaan sekolah, baik  secara formal kepada atasannya (pemerintah), maupun secara informal kepada masyarakat, atau orang tua siswa, yang telah memberikan kepercayaan kepada sekolah.

Berkenaan dengan hal tersebut, demi tercapainya mutu pendidikan yang baik, diperlukan seorang pemimpin yang mempunyai disiplin tinggi, bertanggung jawab, kerja keras, dan bisa menjadi contoh bawahan (guru, karyawan, dan siswa), serta mampu mnggerakkan bawahannya, sesuai dengan tugas dan fungsinya, atau bidang dan keahlian masing-masing, dan ini telah dilakukan oleh kepala SMPN 2 Pagerwojo, sebagaimana hasil wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah kurikulum:

Menurut penilaian saya, pak Dirwan merupakan sosok seorang pemimpin atau kepala sekolah yang:

  1. Idealis,(setiap program sekolah yang telah ditetapkan harus dilaksanakan secara optimal, beliau selalu mengawal, memantau, dan mengevaluasi sejauhmana program tersebut dapat dilaksanakan).
  2. Disiplin dan bertanggung jawab,(beliautermasuk kepala sekolah yang sangat menghargai waktu, datang ke sekolah lebih awal dibandingkan dengan guru-guru, apabila beliau tidak masuk sekolah karena dinas luar, atau kepentingan lain, ia selalu memberitahu kepada guru, komunikasi dengan guru piket. Begitu sebaliknya, apabila ada guru yang tidak masuk, entah itu ijin apalagi tidak,.beliau selalu mengetahui. Beliau sangat peduli terhadap pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan punya prinsip, bahwa salah satu keberhasilan pendidikan terletak pada ketertiban pelaksanaan KBM, dengan demikian diusahakan jangan sampai ada kelas yang kosong, karena hal ini akan berdampak buruk kepada siswa, yakni siswa terkesan dimanjakan dan merasa santai.
  3. Sangat konsisten, (beliau mengajak disiplin kepada semua warga sekolah, terlebih dahulu beliau memberi contoh disiplin, memberi penghargaan (reward) bagi guru-guru yang berprestasi, memberikan hak-hak guru sesuai dengan tingkat kedisiplinan mereka).

 

Hal senada juga disampaikan oleh bagian Kesiswaan, sebagaimana hasil wawancara berikut:

Menurut pendapat saya, pak Dirwan merupakan pemimpin yang mempunyai semangat kinerja yang tinggi untuk meningkatkan mutu sekolah, memiliki SDM  yang bagus, dilihat dari pendidikannya beliau memiliki kualifikasi ijazah yang cukup memadai, juga faktor usia yang relatif lebih muda dibandingkan dengan kepala sekolah-kepala sekolah sebelumnya, mungkin faktor ini yang membuat beliau semangatnya lebih tinggi. Beliau kepala sekolah yang idealis, mempunyai komitmen yang tinggi, disiplin yang tinggi, berani mengambil kebijakan dengan segala resiko, dan mampu menggerakkan bawahan (guru dan staf sekolah) dengan baik. Sangat menghargai terhadap prestasi yang dicapai oleh guru, misalnya setiap guru yang membuat PTK (Penelitian Tindakan Kelas) diberi penghargaan (reward) yang berupa finansial (uang).

Berdasarkan amatan peneliti secara langsung, dan didukung dengan hasil wawancara, bahwa kepala SMPN 2 Pagerwojo merupakan seorang pemimpin yang komitmen terhadap kedisiplinan. Diantaranya disiplin waktu, hal ini telah peneliti buktikan dengan cara peneliti datang ke lokasi penelitian tepat pukul 07.00 WIB, ternyata kepala sekolah telah berada di sekolah, padahal jarak yang ditempuh dari rumah ke sekolah cukup jauh, ini menunjukkan bahwa kepala SMPN 2 Pagerwojo memiliki indikator pemimimpin yang disiplin.

Hal tersebut diperkuat hasil wawancara dengan Bapak Gendut bendahara BOS, sebagai berikut:

…, betul, Pak Dirwan seorang pemimpin yang sangat disiplin dalam menjalankan tugas dan sangat menghargai waktu, sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, pukul (07.30 WIB), beliau sudah datang di sekolah, sering datang lebih awal dibandingkan dengan guru-guru, Hal ini beliau lakukan untuk memberikan contoh kepada guru-guru atau staf sekolah yang lain, agar disiplin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas masing-masing.

Sebagai seorang pemimpin, kepala SMPN 2 Pagerwojo selalu berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan, antara lain:

Penanaman Sikap Disiplin

Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, bahwa kepala SMPN 2 Pagerwojo merupakan pemimpin yang sangat komitmen terhadap kedisiplinan. Disiplin berarti melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang menjadi kewajibannya dengan sebaik-baiknya. Kedisiplinan merupakan faktor penting untuk mencapai sukses, oleh karena itu, kedisiplinan mutlak diperlukan dalam rangka mencapai suatu kesuksesan. Kepala SMPN 2 Pagerwojo mempunyai prinsip bahwa pendidikan akan berhasil baik, manakala komponen pelaku pendidikan (kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, serta staf sekolah), telah tertanam sikap disiplin pada diri mereka masing-masing dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dengan penanaman sikap disiplin yang dilakukan oleh kepala sekolah melalui metode keteladanan, para guru dan tenaga kependidikan akan malu kalau mereka tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya. Maka akhirnya disiplin akan menjadi budaya di sekolah tersebut.

Pemberdayaan Guru secara Optimal

Guru merupakan ujung tombak keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar, guru juga merupakan praktisi pendidikan yang berinteraksi secara langsung dengan anak didik. Oleh karena itu, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal, guru harus profesional dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Artinya dapat menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM), menggunakan metode pembelajaran yang bervariatif, menggunakan berbagai media pengajaran, dan tidak kalah pentingnya harus didukung dengan berbagai kesiapan perangkat pembelajaran, diantaranya Silabus atau Kurikulum, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Program Semester maupun Program Tahunan, Analisis Evaluasi, dan lain-lain. Kepala SMPN 2 Pagerwojo mengatakan bahwa untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, perlu adanya kerjasama yang baik, dan komitmen dari guru-guru itu sendiri.

Hal tersebut diperkuat hasil wawancara dengan Mar’atun Khoridah, sebagai berikut :

Pak Dirwan termasuk pemimpin yang mampu memanaj guru-guru dengan baik, sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Pada waktu rapat, beliau sering mengatakan bahwa kesuksesan penyelenggaraan pendidikan, yang kegiatan utamanya adalah pembelajaran, sangat ditentukan oleh guru, dengan demikian guru harus  bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya. Menurut saya semua guru SMPN 2 Pagerwojo telah melaksanakan tugasnya dengan baik, walaupun masih perlu terus ditingkatkan, hal ini telah menjadi komitmen bersama untuk selalu berupaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah ini.

Jika guru sudah mempersiapkan semua perangkat pembelajarannya dengan matang dan siap terjun ke lapangan, maka guru tersebut merupakan guru yang profesional. Guru profesional merupakan indikator peningkatan mutu pendidikan yang ada di lembaga pendidikan.

Pemberdayaan MGMPS

MGMPS merupakan salah satu sarana komunikasi antara guru-guru. MGMPS ini mempunyai tujuan untuk melatih dan mengembangkan kreatifitas guru, mencari solusi berbagai masalah di lapangan yang dihadapi oleh guru terkait dengan proses kegiatan belajar mengajar. Kegiatan semacam ini akan sangat efektif dan efesien apabila difungsikan secara baik, dengan berbagai agenda yang jelas berkenaan dengan tugas dan tanggung jawab guru, misalnya penyusunan/pembuatan perangkat pembelajaran seperti; Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Analisis Evaluasi dan lain-lain. Di samping itu, KKG berfungsi untuk sekedar  refresing setelah mereka bertemu secara langsung dengan kawan-kawan guru yang lain, juga berguna untuk mengevaluasi kemampuan diri sendiri masing-masing, sehingga dengan belajar bersama-sama melalui kegiatan KKG tersebut, dapat meningkatkan kemampuannya sebagai tenaga profesional pendidikan terkait dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Hal itu dikatakan oleh Sri Wahyuni sebagaimana hasil wanacara berikut:

Untuk menambah wawasan pengetahuan dan keilmuan yang berhubungan dengan tugas-tugas guru, kepala SMPN 2 Pagerwojo membentuk wadah komunikasi antara guru-guru yang  berupa MGMPS. Melalui forum ini manfaatnya banyak sekali, antara lain berfungsi sebagai pembinaan bagi guru-guru, penyampaian informasi aktual yang terkait dengan kegiatan proses belajar mengajar, dan hal-hal lain yang berkenaan dengan penyusunan perangkat pembelajaran (Silabus, RPP, Program Semester, Program Tahunan dan lain sebagainya). Intinya apabila MGMPS ini difungsikan secara maksimal, akan sangat membantu tugas-tugas guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar.

 

Dengan adanya banyak guru yang mengikuti kegiatan KKG, maka guru akan bisa sharing dengan temannya dan berbagi pengalaman dengan temannya tersebut. Hal tersebut menambah pengalaman guru dan menjadikan guru menjadi lebih profesional.

Penjalinan Kerjasama dengan Masyarakat

Kepala sekolah sebagai pemimpin lembaga pendidikan merupakan kunci keberhasilan yang harus menaruh perhatian tentang apa yang terjadi pada peserta didik di sekolah, dan apa yang diperkirakan orang tua siswa, serta masyarakat tentang sekolah. Kepala sekolah sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap keberhasilan pendidikan, harus senantiasa berusaha membina dan mengembangkan hubungan kerjasama yang baik dengan masyarakat, guna mewujudkan sekolah yang efektif, efesien, dan produktif.

Kepala SMPN 2 Pagerwojo telah menjalin hubungan kerjasama yang baik,  baik dengan orang tua siswa, maupun  dengan tokoh masyarakat. Orang tua siswa, dan masyarakat merupakan pelanggan pendidikan, oleh karena itu sekolah harus mampu memproduk lulusan (output) yang baik, sehingga tidak mengecewakan para pelanggan. Kepala SMPN 2 Pagerwojo mencontohkan, bahwa sekolah ibarat pabrik yang memproduksi barang atau jasa, sedangkan  masyarakat merupakan konsumen dari produk pabrik tersebut. Dengan demikian pabrik harus mampu memproduk barang atau jasa yang berkualitas, sehingga konsumen (customer) dapat dilayani dengan baik, dan merasa puas.

Adapun bentuk kerjasama dengan masyarakat yang dilakukan oleh kepala SMPN 2 Pagerwojo, antara lain dengan cara melibatkan orang tua siswa dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam wadah organisasi, yaitu Komite Sekolah, dalam penyusunan/pembuatan program sekolah.

Kerja sama dengan masyarakat merupakan salah satu indikator bahwa sekolah tersebut menerapkan MBM (Manajemen Berbasis Sekolah). Apabila kerja sama dengan masyarakat sudah berlangsung cukup baik, maka pada akhirnya partisipasi masyarakat ini dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Penanaman Budaya Iklim Kerja yang Kondusif dan Bersih

Lingkungan iklim kerja yang kondusif dan bersih sangat penting untuk diperhatikan, karena hal ini akan lebih memungkinkan kenyamanan belajar bagi siswa, maupun kenyamanan mengajar bagi guru. Lingkungan fisik yang menarik, lingkungan kerja yang kondusif dan bersih, tentu dengan mutu yang bagus, akan menarik minat dan simpati dari masyarakat, sehingga untuk memasukkan putra-putrinya ke sekolah ini akan lebih memungkinkan.

Budaya kerja yang kondusif dan bersih akan menyebabkan guru-guru dan tenaga kependidikan merasa nyaman dan tentram bekerja di lembaga tersebut. Pada akhirnya apabila sudah muncul kenyamanan, maka niat untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan memajukan lembaga tersebut akan muncul.

SEKIAN

SEMOGA BERMANFAAT

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 554 other followers

%d bloggers like this: