Indahnya berbagi informasi dan pengetahuan


Indahnya berbagi informasi dan pengetahuan

Hari ini merupakan hari yang melelahkan, namun juga cukup mengasyikkan. Kemarin saya diundang untuk menjadi salah satu panitia penyelenggara “Workshop Peningkatan Profesionalitas Guru dan Sosialisasi Kurikulum 2013”. Karena hanya sebagai panitia dan penyelenggara, maka saya dengan enak dan santai bisa jalan-jalan kemana-mana terlebih lagi ketika workshop dimulai.
Acara tersebut dimulai pada pukul 08.20 dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan presentasi kurikulum 2013 yang diisi oleh Bapak Drs Suwarsono, MM., pengawas dinas pendidikan kabupaten Tulungagung. Saya hanya berperan sebagai moderator acara dan penata waktu saja. Namun, karena kontennya kurikulum 2013, saya sebagai moderator memberikan sedikit kata-kata mendasar tentang kurikulum baru tersebut. Kemudian beliau mengisi materi dengan enaknya dan tidak terasa ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 11.00. Maka dilanjutkan sesion diskusi dan sharing permasalahan. Ada pertanyaan dan ungkapan menarik dari salah seorang peserta workshop. “Saya sebagai guru TIK, jika kurikulum ini diimplementasikan, saya harus bagaimana? Saya sebagai guru bahasa jawa, yang mendapat SK dari gubernur Jawa Timur, kalau mata pelajaran bahasa Jawa dihapus dan dijadikan satu dengan prakaraya, bagaimana nasib sertifikasi saya?”
Berkait dengan itu, saya terngiang dengan pernyataan Bapak menteri pendidikan, dan diskusi yang pernah saya lakukan. Bapak menteri mengemukakan, “Implementasi kurikulum 2013 ini tidak boleh mencederai hak dan kewajiban guru.” Maka untuk menempatkan guru TIK, bisa sementara menjadi Kacung atau co teacher, sedangkan guru bahasa jawa dialihfungsikan ke prakarya dan diberi tambahan pelatihan guru selama 10 hari. Sedangkan mengenai guru TIK, akan diberi konsep mayor dan minor. Walaupun sertifikasi guru TIK tersebut akan dilanjutkan dengan mengalihfungsikan guru tersebut dan memberinya pelatihan atau jika kementerian pendidikan dan kebudayaan berkenan untuk memberikan SK dan melegalisasi menjadi co teacher tersebut atau SK yang lain. Di samping itu, guru TIK di SMP juga dapat pindah ke SMK, namun pindahnya harus pindah secara menyeluruh atau mutasi.
Workshop tersebut diakhiri dengan praktik perhitungan angka kredit sampai jam 16.00.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: